Diriku
Masalahku
Oleh
: Dwi Agnes Setianingrum
Karal-karal tajam
menghantam
Menangislah biota yang
hidup didalamnya
Bak menjadikan terombang-ambing
alirannya
Meresapi apa yang tlah
terjadi ini
Hidup memang takut di rasa
Senyum palsu seakan jadi makna
Masalah ada pasti ada sebabnya
Yang salah siapa dan mengapa dilakukannya?
Egoku masalahnya
Terpampang jelas diri
ini keras kepala
Sayangnya mereka masih
memiliki iba
Alhasil redanya jadi
ada
Maaflah diriku yang selalu membuat onar
Aku salah dan aku nakal
Manusia apakah diriku ini?
Seakan ganasnya aku monsterpun kalah padaku
Orang-orang tersayangku
merekapun tau
Tau aku yang tak baik
hatinya
Merusak segala kebaikan
orang
Membunuh semua senyum
semangat makhluk
Bunuh saja diriku ini
Mentari yang tersenyum sempurna hanya bisa menatapku
Mengoceh bak sekumpulan burung-burung
Tapi mereka yang benar
Hembusan angin syahdu
meresap tulang belulang
Jari-jemari seakan
mengepal ingin memukul seorang
Hati sekeras batu
memang
Ingatlah ini sebab
engkau diri menjadi nakal
Bermain ego kita bermain nafsu
Lupa pada hal yang indah lalu
Menyayangi diri seakan seorang putri malu
Mengusap dahiku meskipun aku menggerutu
Ajari hal yang benar
dan manfaat bagi semua makhluk
Jangan bermain kasar
dan main hantam
Tangan halusmu akan
menjadi kasar
Kalbuku ada dalam
jiwamu namun tlah terbakar
Serasa daun daun jatuh sebelum mereka kering
Masa muda kini tlah hilang baiknya
Mengingat kecilpun sama
Aku memang yang membuat masalahnya
Aku cinta dan sayang
pada mereka
Tak peka mereka sangat
tak peka
Apa perlu diingatkan
akannya?
Sungguh hati ini tlah
binasa pada mereka
Kembali susah kembali
Senantiasa diingat-ingat pada akal ini
Aku salah mereka lebih salah
Menurut jiwa ini berkata seperti ini
Jangan ulangi kasih
hati untuk mereka
Engkaupun yang
memulainya
Tapi memang benar
mereka pembuat masalahnya
Perbaikilah sama-sama
jangan memakai keras kepala
Hari ini kuperbaiki karena aku pembuat onar
Namun mereka yang mengawali
Kembalilah masa damai dan tentram
Hati jiwa dan rasa kembali aman
Supaya yang tersayang
tidak terbuang
Mari sama-sama
mengenang
Masa indah yang telah
hilang
Mungkin ini bisa
mengembalikan
Pada hal yang lebih baik
Sehingga senyum tetap hidup dibalik
Dibalik sedih yang terbaik
Menjadikan kita orang yang baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar